DINAMIKAHUKUM.COM, Lampung Tengah – Suasana ceria dan penuh tawa mewarnai hari pertama masuk sekolah di SD Negeri 2 Kusuma Jaya, Kecamatan Bekri, Kabupaten Lampung Tengah. Memasuki tahun ajaran baru, pihak sekolah menggelar kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) yang dikemas secara edukatif, ramah anak, dan jauh dari kesan menegangkan.
Kegiatan yang berlangsung sejak pagi hari ini bertujuan untuk membantu para siswa baru, khususnya kelas 1, agar lebih mudah beradaptasi dengan lingkungan belajar yang baru dari jenjang taman kanak-kanak (TK) ke sekolah dasar (SD)
Belajar Sambil Bermain: Usir Rasa Takut Anak
Sejak pukul 07.00 WIB, para guru dengan senyum ramah sudah bersiap di gerbang sekolah untuk menyambut kedatangan para siswa yang didampingi orang tua mereka.
Untuk mencairkan suasana, panitia MPLS SDN 2 Kusuma Jaya mengawali hari dengan berbagai permainan interaktif (ice breaking) dan bernyanyi bersama. Langkah ini terbukti ampuh mengusir rasa cemas dan takut yang kerap dialami anak-anak di hari pertama sekolah.
Kepala SDN 2 Kusuma Jaya, Ibu Sukarsih, S.Pd., menyampaikan bahwa konsep MPLS tahun ini sengaja dirancang dengan pendekatan yang humanis dan menyenangkan, sejalan dengan transisi PAUD-SD yang menyenangkan.

“Kami ingin anak-anak merasa bahwa sekolah adalah tempat bermain kedua yang aman dan menyenangkan bagi mereka. Tidak boleh ada rasa takut. Lewat MPLS yang ceria ini, kami ingin menumbuhkan motivasi belajar mereka sejak hari pertama,” ujar Ibu Sukarsih saat ditemui di sela-sela kegiatan.
Kenalkan Lingkungan Sekolah dan Kampanye Anti-Bullying
Tidak hanya bermain, para siswa baru juga diajak melakukan school tour (berkeliling sekolah) untuk mengenal ruang kelas, perpustakaan, UKS, hingga toilet. Para guru juga mengenalkan tata tertib sekolah dengan cara yang sederhana dan mudah dipahami oleh anak-anak.
Menariknya, dalam MPLS kali ini, SDN 2 Kusuma Jaya juga menyisipkan edukasi dini mengenai karakter Profil Pelajar Pancasila dan kampanye anti-perundungan (anti-bullying) sejak dini. Melalui media dongeng dan gambar, anak-anak diajarkan untuk saling menyayangi, berbagi, dan menghargai teman sekelas.
Apresiasi dari Orang Tua Siswa
Konsep hangat yang diusung oleh SDN 2 Kusuma Jaya ini mendapatkan apresiasi positif dari para orang tua murid. Banyak dari mereka yang mengaku lega melihat anaknya langsung bisa membaur tanpa menangis atau minta pulang.
“Awalnya saya khawatir anak saya bakal rewel atau minta ditunggui di dalam kelas. Tapi ternyata setelah masuk gerbang dan diajak main game sama bapak-ibu guru, dia langsung lupa sama saya dan asyik berteman. MPLS-nya seru sekali!” ungkap Sofia, salah satu orang tua siswa baru dengan wajah lega.
Dengan dimulainya MPLS ini, SDN 2 Kusuma Jaya berkomitmen untuk terus mencetak generasi emas yang tidak hanya unggul secara akademis, tetapi juga memiliki karakter yang kuat, berakhlak mulia, dan berjiwa Pancasila. ( Redaksi )














