DINAMIKAHUKUM.COM – Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Lampung Thomas Amirico menginstruksikan seluruh panitia Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun ajaran 2026/2027 bekerja cepat dan responsif. Panitia harus segera menangani setiap kendala teknis maupun nonteknis selama proses pendaftaran berlangsung.
Thomas mengatakan keberhasilan SPMB tidak hanya bergantung pada kesiapan panitia, tetapi juga pengawasan masyarakat. Karena itu, Dinas Pendidikan Lampung membuka ruang seluas-luasnya bagi warga untuk ikut mengawal proses seleksi yang menyediakan kuota sekitar 83.000 siswa baru.
“Masyarakat jangan segan untuk melapor jika mengendus adanya praktik kecurangan di lapangan,” kata Thomas.
Untuk mempermudah pengawasan, Dinas Pendidikan menyiapkan posko pengaduan di setiap sekolah dan kantor dinas pendidikan. Masyarakat juga dapat menyampaikan laporan secara daring melalui tautan resmi SPMB.
Thomas memastikan tim khusus akan menindaklanjuti setiap laporan yang masuk. Menurut dia, petugas akan segera melakukan investigasi apabila menemukan indikasi pelanggaran dalam proses penerimaan murid baru.
“Jika ada kecurangan silakan lapor. Ada posko di sekolah dan dinas, kami akan cepat melakukan investigasi. Jika terbukti, langsung ditindak sesuai peraturan,” ujarnya.














